Sunday, February 21, 2021

Sibat PMI - LPMK Sendang Mulyo gelar warung Masker Gratis dan aksi humanis di depan Masjid Al Qodar


Semarang (Alqodar) Minggu ( 21/02 2021) gerakan bersama LPMK dan Sibat PMI Sendangmulyo mengadakan kegiatan aksi humanis berupa warung gratis masker kepada pengunjung pasar kremyeng di depan gapura Masjid Al Qodar Semarang. Gerakan ini merupakan salah satu program pengadaan APD dari Sibat Sendangmulyo kerja bareng dengan LPMK Sendangmulyo Semarang. Sibat adalah organisasi sosial dibawah koordinasi PMI (Palang Merah Indonesia) yang didirikan guna mendukung gerakan hidup sehat selama pandemi corona berlangsung. Dan Sibat (siaga bencana berbasis masyarakat) dibentuk di tingkat kelurahan yang berzona merah di pandemi saat. Sosialisasi humanis diterapkan guna menekan penularan virus covid19 di area publik, terutama pasar tradisional yang merupakan tempat berkerumun banyak orang. Potensi penularan tinggi dan rawan. Penting sekali kegiatan sosialisasi ini juga menganjurkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), sekaligus menyadarkan orang dengan bermasker ketika keluar rumah . Pengunjung yang tidak memakai masker segera di data dan diberikan masker gratis, sekaligus diberikan arahan dan anjuran kesehatan atas perlu kehati-hatian terhadap pandemi covid19. "Pasar pasar tradisional , bunderan tulus harapan ,  depan kelurahan , serta tempat yang banyak pengunjung akan kami adakan kegiatan ini warung gratis masker, semoga aksi sosial ini bisa menyadarkan masyakarat menggunakan masker, semoga bisa menurunkan  penderita covid dan pandemi segera hilang",ujar Suwito lurah Sendang Mulyo. 


"Secara langsung pemerintah kelurahan dan LPMK serta lembaga sosial lainnya turut aktif bergerak memberikan sosialisasi dan memberikan anjuran agar masyarakat juga peduli bersama bahwa pandemi corona belum reda dan masih dibutuhkan kehati-hatian dalam berkegiatan di area publik", Ujar H.Isdiyanto ketua LPMK Sendangmulyo.

Bertempat di halaman Masjid Jami Al Qodar, didirikan warung gratis masker ini. "Alhamdulillah , pengunjung pasar ini hanya sedikit sekali yang tidak pakai masker pada waktu kami kami sidak dengan para pengurus LPMK, sehingga stok masker yang kami punya masih banyak , sehingga bisa dibagikan gratis kembali kepada pengunjung yang ingin memiliki lagi masker buat cadangan di rumah ", ujar Yusup Efendi ketua Sibat Sendangmulyo.



Saturday, February 6, 2021

Aksi sosial Mahasiswa Fakultas Hukum USM di Masjid Jami Al Qodar


Semarang (Alqodar) Hari ini (06/02/2021) Berkaitan dengan kegiatan sosial yang melibatkan mahasiswa mahasiswi di kampus USM telah dilaksanakan di lingkungan masyarakat Sendangmulyo tepat nya di lingkungan Masjid Jami Al Qodar.  Amira salah satunya, mahasiswi kampus USM fakultas hukum semester 7 ini beserta rekan rekan melangsungkan giat sosial dalam rangka KKN di masyarakat dengan mensosialisasikan pemakaian masker dan bagi masker gratis serta giat lainnya.  Kegiatan ini merupakan aksi dalam rangka mendukung kegiatan KKN di kampus nya. "Kami mendorong pemakaian masker ini dengan langkah yang real dari door to door , dan saat ini berada di sarana tempat ibadah Masjid Jami Al Qodar, agar Jamaah peduli pakai masker bersih", ujar nya sambil membagikan masker gratis.  Program sosial yang lain juga kami lakukan, salah satu nya juga sosialisasi atas peraturan hukum atas KDRT di rumah tangga . Sementara akibat masa pandemi yang masih berlangsung maka akan banyak dijumpai tingkat kekerasan baik di dalam rumah tangga maupun di lingkungan. Untuk itu perlu sosialisasi agar bersama pasti mudah melewati masalah masalah agar tidak ada KDRT. Program ini juga menyampaikan agar orang tua peduli akan bahaya gadget  terhadap anak jika digunakan secara berlebihan . Giat sosial peduli anak terhadap bahaya kecanduan gadget lebih fokus dengan pembatasan waktu bermain dan belajar online saat ini. Tambahnya.

Sunday, January 24, 2021

Masjid Jami Al Qodar buat kolam ikan terapi sekaligus bilas kaki


Semarang (Alqodar) Peningkatan sarana dan prasarana di Lingkungan Masjid Jami Al Qodar Sendangmulyo Semarang semakin lengkap dengan hadirnya kolam ikan terapi. Fungsional utama sebelumnya adalah sebagai kolam air untuk pembilasan kaki sebelum ke tempat pengambilan air wudhu. Kolam pembilasan disediakan di sebelah luar sebelum mencapai tempat pengambilan air wudlu untuk jamaah putra dan putri. "Alhamdulillah sudah sediakan tempat kolam pembilasan kaki dan sebagian sebagai kolam ikan terapi, fungsi ikan terapi tentunya sudah banyak yang mengetahui untuk menjaga kesehatan dan ada pijatan pijatan pada titik refleksi akibat gigitan kecil ikan pada kaki." Ujar Andi Setiawan pengurus Masjid Jami Al Qodar. 

Pembuatan kolam ikan dan kolam pembilasan kaki ini untuk menambah daya tarik agar para jamaah yang menunggu waktu sholat maupun ada acara waktu luang bisa berkunjung ke Masjid Jami Al Qodar untuk menjalani terapi gigitan ikan agar bisa lebih menjaga kesehatan. Di waktu libur Minggu banyak digunakan para orang tua sambil menunggu putra putri nya bermain di lingkungan masjid dan waktu menunggu para istri berbelanja bisa sambil berjemur dan berdiam celup kaki di kolam ikan terapi tersebut. 

"Sebelumnya kami telah memperluas area parkir di lingkungan masjid dan penambahan gapura depan juga, sekarang melengkapi kembali dengan membuat prasarana kolam bilas sekaligus kolam ikan terapi ini, agar banyak bermanfaat bagi para penggunanya dan sambil menarik minat para jamaah untuk menjaga kesehatan dengan berjemur  sinar matahari sekaligus terapis  di media kolam ikan dengan gigitan ikan terapi." Ujar H.Isdiyanto , Ketua Yayasan Al Qodar.



Wednesday, January 20, 2021

TPQ Al Qodar terapkan Prokes dalam belajar baca Al Quran


Semarang (AlQodar) dalam masa pandemi pendidikan baca AlQuran di masjid AlQodar tetap berlangsung. Penerapan standart prokes di dalam bimbingan baca Al Quran ini, tetap jaga jarak, pakai hand sanitizer serta selesai dalam bimbingan baca Al Quran , anak anak langsung pulang. Jadi antrian bimbingan tidak banyak, cukup tiga orang antri dan bimbingan hanya kurang lebih 3-5 menit , selanjutnya gantian anak selanjutnya dan langsung pulang setelah dibimbing ngaji nya. " Anak anak peserta TPQ AlQodar sudah mengerti penerapan Prokes ini, dan terus kami ingatkan agar tetap sehat dan aktif dalam menempuh belajar ngaji baca Al Qur'an" Ujar Ustad Agus Rusono.  Demi kenyamanan dalam antrian hanya 3 orang ndak lebih, anak anak antri di lantai 2 masjid AlQodar secara tertib. Sejak pandemi ini anak anak tetap belajar, dengan jaga jarak, pakai masker dan Ndak berkerumun saat antrian. Selesai langsung pulang , ketepatan yang aktif sekitar 20 anak anak yang ikut TPQ Al Qodar Semarang ini. Tambahnya.


Friday, December 4, 2020

Majelis Ulama Indonesia Jateng serukan Warga Patuhi Prokes

SEMARANG (Alqodar) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyerukan terkait tingginya angka Covid di Jateng, agar masyarakat wajib mematuhi dan tidak abai terhadap protokol kesehatan, meningkatkan ibadah, senantiasa bersabar, berdzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terhindar dari wabah Covid-19. Demikian juga pemerintah hendaknya meningkatkan ikhtiar dalam mengatasi dan menanggulangi pandemi Covid-19.

‘’Seruan ini didasarkan karena jumlah kasus warga terpapar Covid-19 di wilayah Jateng belakangan ini bukannya menurun, tetapi justru ada tren meningkat sebagai akibat warga abai mematuhi protokol kesehatan,” tegas Ketua MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji, melalui Wakil Ketua MUI, Prof Dr Ahmad Rofiq, Kamis (3/12).

Terkait pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah masa pandemi Covid-19 yang semakin dekat, di samping itu perkembangan Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah yang semakin tinggi dan masyarakat merasa jenuh serta abai mematuhi protokol kesehatan, penyelenggara pilkada wajib menerapkan protokol kesehatan secara konsisten, pada pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember ini. Seruan ini disampakan menyusul masih tingginya warga Jateng yang terpapar Covid-19.

Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Harian, Komisi Fatwa, dan Komisi Hukum dan Perundang-Undangan MUI Jateng, dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Prof Dr Ahmad Rofiq didampingi Sekretaris Umum Drs H Muhyiddin MAg, di kantor MUI Jateng, Kamis (3/12).

Berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada 2020 yang waktunya akan digelar tak lama lagi, yakni pada Rabu (9/12), MUI juga menyerukan agar masyarakat yang memiliki hak pilih wajib menggunakan hak pilihnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

”Masyarakat hendaknya memilih pemimpin yang adil, berintegritas dan berakhlaqul karimah. Selain itu penyelenggara Pilkada wajib menerapkan protokol kesehatan secara konsisten, karena hingga awal Desember ini semakin tingginya warga yang terpapar Covid-19 di Jawa Tengah,” katanya.

Dalam tausiyah tersebut MUI Jateng juga mengimbau kepada warga Jateng, menghadapi musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam di berbagai daerah, lebih meningkatkan antisipasi dan kewaspadaan dini dengan senantiasa berikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pemerintah selalu memberikan peringatan dini kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang rawan bencana.

Sedangkan sehubungan dengan makin dekatnya Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2021 di masa pandemi Covid-19, masyarakat juga diimbau tetap menjaga persatuan, persaudaraan (ukhuwwah Islamiyah, ukhuwwah wathaniyah dan ukhuwwah basyariyah), kerukunan dan kedamaian, tidak berlebihan dalam menyambut tahun baru 2021 dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Brimob Jateng Bantu Pencegahan Covid di kawasan Sendangmulyo

Semarang (Alqodar) Masih tingginya angka penularan infeksi covid 19, memberikan semangat para pemangku kebijakan dan penegak kedisiplinan terhadap prosedur 3M semakin giat lagi. Sabtu (27/11) diawali dari halaman dan Masjid Jami Al Qodar telah dilakukan penyemprotan cairan desinfektan oleh Satuan Brimob unit KBR Polda Jawa Tengah. Selanjutnya penyemprotan juga dilakukan di sepanjang jalan  pasar krempyeng Sendang Mulyo. Menurut ketua LPMK kelurahan Sendang Mulyo mengatakan bahwa penyemprotan cairan desinfektan ini bantuan dari Brimob Polda Jateng .  Mengingat kasus covid di sendang Mulyo masih tinggi di Kota Semarang.


Satgas anticovid ini bantuan dari Brimob Jateng dan dibantu langsung diarahkan oleh Kombes Agus Yulianto. "Semua fasilitas umum dari balai pertemuan , Masjid Jami Al Qodar, pasar krempyeng dan jalan utama bougenvil serta jalan Cempaka tak luput dari penyemprotan cairan desinfektan ini" tutur H.Isdiyanto Isman, ketua LPMK Sendang Mulyo. Bantuan ini sangatlah membantu untuk mengurangi dan mencegah penularan covid di area umum dan gerakan 3 M tentunya akan selalu di gencarkan dan di terapkan", tambahnya.

Brigadir polisi kepala Natan, Katim unit KBR (kimia biologi radioaktif) Brimob Jateng mengatakan bahwa Tim unit ini akan terus memberikan pelayanan untuk menjaga kesehatan masyarakat untuk tugas penyemprotan cairan desinfektan tersebut. Hari Jum'at (4/12 2020) ini  kami lakukan kembali steam (penguapan) cairan desinfektan di dalam ruang solat Masjid Jami Al Qodar . Dan penyemprotAn kembali di sarana dan prasarana lingkungan masjid,  Jalan utama sekitar pasar krempyeng, balai pertemuan , jalan Cempaka dan kemuning raya, terutama sekitar RW 12 kelurahan Sendang Mulyo. Tambah nya.






Pertama kali UPZ AlQodar salurkan Zakat produktif

Semarang (AlQodar) hari ini Jum'at malam (4/12/2020) berlangsung acara pentasyarufkan zakat produktif kepada 5 orang penerima. Berikut daftar penerima bantuan modal kerja ini sebagai berikut :

1. Saudara Arif Setyabudi, pelaku usaha kecil pembuat susu kedelai kemasan dan jahe sehat instan. Bantuan modal kerja. 

2. Saudara Suparno, Pelaku usaha keripik singkong balado. Bantuan berupa freser, agar singkong bisa di simpan lebih lama.

3. Saudari Firda, Pelaku usaha pembuatan masker inovatif . Bantuan berupa mesin jahit.

4. Saudara Gofur Pelaku usaha makanan mie Kopyok. Bantuan modal kerja.

5. Saudari Mei Trinarti, Pelaku usaha nasi kebuli. Bantuan modal kerja.

Acara ini berlangsung di kantor UPZ AlQodar, dengan dihadiri oleh Dewan Syari'ah Masjid Jami Al Qodar , Pengurus UPZ dan para calon penerima bantuan modal kerja zakat produktif.

Program bantuan modal usaha ini baru pertama kali dilakukan oleh UPZ Masjid Jami Al Qodar, sehingga perlu dikembangkan. Amanah bantuan modal kerja ini adalah menambah semangat dan modal sehingga bisa menambah kesejahteraan bagi penerima. Tahap saat ini sudah terseleksi penerima menjadi 5 orang. Sehingga ke depan bisa lebih banyak. "Perlu penyempurnaan dan dukungan semua pihak agar program pertama kali nya pentasyarufkan zakat produktif ini bisa lebih bermanfaat", pungkas Ir. Sabar Waluyo, ketua UPZ Masjid Jami Al Qodar. Bantuan modal kerja ini berupa Pentasyarufan Zakat Produktif berupa Bantuan Modal kepada 5 Mustahiq, UPZ Masjid Jami Al Qodar @ Rp. 2.000.000,-.

Kiai Ali Mustofa Hamdan selaku salah satu anggota Dewan Syari'ah Masjid Jami Al Qodar,  menyampaikan bahwa bantuan modal kerja berupa zakat produktif ,besar harapan nya bisa dikembangkan dan di wujud nyata program untuk pengembangan usaha bagi pelaku usaha ekonomi. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada kami UPZ  bisa lebih tersalurkan dan bermanfaat secara penguatan ekonomi bagi penerima nanti nya.








 
biz.