Friday, December 4, 2020

Brimob Jateng Bantu Pencegahan Covid di kawasan Sendangmulyo

Semarang (Alqodar) Masih tingginya angka penularan infeksi covid 19, memberikan semangat para pemangku kebijakan dan penegak kedisiplinan terhadap prosedur 3M semakin giat lagi. Sabtu (27/11) diawali dari halaman dan Masjid Jami Al Qodar telah dilakukan penyemprotan cairan desinfektan oleh Satuan Brimob unit KBR Polda Jawa Tengah. Selanjutnya penyemprotan juga dilakukan di sepanjang jalan  pasar krempyeng Sendang Mulyo. Menurut ketua LPMK kelurahan Sendang Mulyo mengatakan bahwa penyemprotan cairan desinfektan ini bantuan dari Brimob Polda Jateng .  Mengingat kasus covid di sendang Mulyo masih tinggi di Kota Semarang.


Satgas anticovid ini bantuan dari Brimob Jateng dan dibantu langsung diarahkan oleh Kombes Agus Yulianto. "Semua fasilitas umum dari balai pertemuan , Masjid Jami Al Qodar, pasar krempyeng dan jalan utama bougenvil serta jalan Cempaka tak luput dari penyemprotan cairan desinfektan ini" tutur H.Isdiyanto Isman, ketua LPMK Sendang Mulyo. Bantuan ini sangatlah membantu untuk mengurangi dan mencegah penularan covid di area umum dan gerakan 3 M tentunya akan selalu di gencarkan dan di terapkan", tambahnya.

Brigadir polisi kepala Natan, Katim unit KBR (kimia biologi radioaktif) Brimob Jateng mengatakan bahwa Tim unit ini akan terus memberikan pelayanan untuk menjaga kesehatan masyarakat untuk tugas penyemprotan cairan desinfektan tersebut. Hari Jum'at (4/12 2020) ini  kami lakukan kembali steam (penguapan) cairan desinfektan di dalam ruang solat Masjid Jami Al Qodar . Dan penyemprotAn kembali di sarana dan prasarana lingkungan masjid,  Jalan utama sekitar pasar krempyeng, balai pertemuan , jalan Cempaka dan kemuning raya, terutama sekitar RW 12 kelurahan Sendang Mulyo. Tambah nya.






Pertama kali UPZ AlQodar salurkan Zakat produktif

Semarang (AlQodar) hari ini Jum'at malam (4/12/2020) berlangsung acara pentasyarufkan zakat produktif kepada 5 orang penerima. Berikut daftar penerima bantuan modal kerja ini sebagai berikut :

1. Saudara Arif Setyabudi, pelaku usaha kecil pembuat susu kedelai kemasan dan jahe sehat instan. Bantuan modal kerja. 

2. Saudara Suparno, Pelaku usaha keripik singkong balado. Bantuan berupa freser, agar singkong bisa di simpan lebih lama.

3. Saudari Firda, Pelaku usaha pembuatan masker inovatif . Bantuan berupa mesin jahit.

4. Saudara Gofur Pelaku usaha makanan mie Kopyok. Bantuan modal kerja.

5. Saudari Mei Trinarti, Pelaku usaha nasi kebuli. Bantuan modal kerja.

Acara ini berlangsung di kantor UPZ AlQodar, dengan dihadiri oleh Dewan Syari'ah Masjid Jami Al Qodar , Pengurus UPZ dan para calon penerima bantuan modal kerja zakat produktif.

Program bantuan modal usaha ini baru pertama kali dilakukan oleh UPZ Masjid Jami Al Qodar, sehingga perlu dikembangkan. Amanah bantuan modal kerja ini adalah menambah semangat dan modal sehingga bisa menambah kesejahteraan bagi penerima. Tahap saat ini sudah terseleksi penerima menjadi 5 orang. Sehingga ke depan bisa lebih banyak. "Perlu penyempurnaan dan dukungan semua pihak agar program pertama kali nya pentasyarufkan zakat produktif ini bisa lebih bermanfaat", pungkas Ir. Sabar Waluyo, ketua UPZ Masjid Jami Al Qodar. Bantuan modal kerja ini berupa Pentasyarufan Zakat Produktif berupa Bantuan Modal kepada 5 Mustahiq, UPZ Masjid Jami Al Qodar @ Rp. 2.000.000,-.

Kiai Ali Mustofa Hamdan selaku salah satu anggota Dewan Syari'ah Masjid Jami Al Qodar,  menyampaikan bahwa bantuan modal kerja berupa zakat produktif ,besar harapan nya bisa dikembangkan dan di wujud nyata program untuk pengembangan usaha bagi pelaku usaha ekonomi. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada kami UPZ  bisa lebih tersalurkan dan bermanfaat secara penguatan ekonomi bagi penerima nanti nya.







Wednesday, December 2, 2020

Masjid AlQodar Luncurkan siaran perdana "Mari Belajar Agama Islam"

Semarang (AlQodar) - Bertepatan hari Rabu (2/12 2020) dan dalam menyongsong era digital di lingkungan Masjid AlQodar, maka telah dilakukan produksi konten untuk perdana kultum yang akan dilakukan para Kiai dan Ustad Ustad pengajar di Masjid  Jami Al Qodar.  Penyunting dan produser dilakukan oleh saudara Ulil, dan  para Remaja Masjid  Jami Al Qodar. Sesi pertama diisi oleh Kyai H. Sugiono Ahmad, Beliau menyampaikan penjelasan singkat belajar Agama Islam. Produksi konten Mari Kita Belajar tentang Islam Youtube channel ini  akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan tema dan waktu para Ustad. Kehadiran program acara konten Channel youtube Al Qodar ini terus akan mewarnai khasanah ilmu untuk muslimin dan muslimat kawasan Perumnas Bukit Sendangmulyo khususnya dan masyarakat pemirsa umumnya. "Besar harapan kami, apa yang telah kami produksi konten konten ini  menjadi tempat pembelajaran bagi kita semua, khususnya para generasi muda agar lebih paham ke ilmuan agama dan teknologi digital ", Ujar Ulil produser konten.

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang untuk sarana dakwah yang inovatif, sehingga ajang produksi konten ini memberikan bekal yang baik , mengenal inovasi sofware dan hardware kekinian agar para remaja masjid tidak ketinggalan dalam dunia online dan jaringan  internet, serta lebih banyak para Ustads yang akan lebih siap materi nya sehingga bisa lebih dimengerti dan lebih jelas, karena singkat dan padat materinya, selain itu akan dipandu juga acara talkshow sehingga nanti nya pemirsa akan lebih interaktif bisa bertanya dan diskusi dengan para Ustad secara daring, Tambahnya.

Disampaikan juga oleh H. Isdiyanto Isman, Ketua Yayasan Al Qodar,  bahwa produksi konten Youtube ini akan terus disosialisasikan agar lebih dikenal dan menarik para pemirsa agar lebih mengenal guru guru Ustad di Al Qodar dan program kerja para pemuda dan remaja masjid nya agar lebih memakmurkan dan memajukan khasanah keilmuan Agama.




Friday, August 28, 2020

Pengertian Zakat Penghasilan dan yang Wajib Melaksanakannya


Zakat penghasilan merupakan bagian dari zakat maal dan wajib diberikan atas pendapatan yang dimiliki. Meskipun secara garis besar wajib dikeluarkan oleh mereka yang memiliki pendapatan, akan tetapi tidak semuanya wajib memberikan zakat penghasilan. Lantas siapa saja yang wajib memberikannya dan adakah syaratnya?

Siapa yang Wajib Memberikan Zakat Penghasilan?

Sesuai dengan yang tertuang pada Al Qur’an Surah Al Baqarah ayat 257, tidak semua orang bisa mengeluarkan zakat penghasilan. Mereka yang berpenghasilan rutin dan mendapatkannya dengan halallah yang bisa memberikan zakat profesi. Pada Peraturan Menteri Agama No 52 tahun 2014, kemudian dijelaskan lagi bahwa nishab yang digunakan sebesar Rp 5.240.000,- /bulan.

Apabila kamu sesuai dengan dua kriteria di atas dan dalam keadaan merdeka, baligh dan berakal, maka wajib memberikan zakat. Selanjutnya, pemberian zakat bisa dilakukan setiap bulan atau dijumlah dalam satu tahun. Besaran zakat yang dikeluarkan adalah 2,5 % dari total penghasilan setiap bulannya.

Dalam mengeluarkannya, tidak serta merta hanya mengalikan penghasilan dengan 2,5%. Ada ketentuan tertentu yang harus ada penuhi, seperti besaran gaji apa yang harus dikalikan 2,5%? Gaji pokok, gaji kotor? Atau jumlah gaji yang sudah dikurangi berbagai kebutuhan sehari-hari?

Ketentuan Gaji yang Wajib Dizakatkan

Pada peraturan menteri agama di atas dan sesuai dengan apa yang tertulis resmi pada website Baznas, besaran nisab adalah Rp 5.240.000. Lantas, besaran nisab yang telah ditentukan tersebut apakah gaji pokok, gaji kotor, atau gaji yang sudah dikurangi dengan berbagai kebutuhan sehari-hari?

Jawabannya, 2,5% yang harus dikeluarkan sebagai zakat penghasilan diambil dari gaji bruto atau gaji kotor dan bukan gaji bersih. Gaji bruto adalah keseluruhan pendapatan yang diterima setiap bulannya. Jadi zakat penghasilan gaji bruto dan bukan yang sudah dipotong untuk kebutuhan sehari-hari dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Menghitung Zakat Profesi?

Secara garis besar rumus untuk menghitung berapa besar zakat profesi yang harus dikeluarkan hanya tinggal dikalikan saja. Jumlah pendapatan bruto dikali 2.5%, maka diketahui berapa besar zakat profesi yang harus dikeluarkan.

Contoh Menghitung Zakat Profesi

Untuk menghitung zakat profesi caranya mudah, kamu cukup mengikuti cara yang sudah dituliskan di atas. Contohnya adalah sebagai berikut :

  • Penghasilan per bulan adalah Rp 6.000.000,00
  • Jumlah Zakat yang harus dikeluarkan sebesar 2,5%

Cara menghitung yang harus dibayarkan adalah Rp 6.000.000,00 x 2,5% = Rp 150.000,00 /bulan. Apabila ingin dikeluarkan setiap satu tahun sekali, maka tinggal dikalikan saja Rp 150.000,00 x 12 = Rp 1.800.000,00 /tahun.



 

Friday, July 31, 2020

Selenggarakan Sholat Idul Adha 1441 H Masjid Jami Al Qodar, dengan standar prokes

Semarang (Al Qodar) Berbondong bondong warga perumnas Sendangmulyo menuju ke masjid jami Al Qodar Semarang, dalam rangka menunaikan sholat Idul Adha 1441 H. Pelaksanaan sholat dan penyembelihan qurban akan berlangsung  di masjid jami Al Qodar. Standar prokes Covid-19 yang menetapkan salah satu jaga jarak, mengakibatkan shof yang berjarak 1 meter lebih, dan meluber sampai ke jalan jalan di sekitar masjid jami Al Qodar. Jalan Dahlia raya, Bougenville raya sampai ada 5  zona yang ditetapkan panitia untuk shof sholat eid tersebut. Pelaksanaan sholat eid tepat pukul 06.15 dimulai dengan dibuka oleh pembacaan laporan dari ketua panitia pelaksanaan Mahfud. Disampaikan penerimaan hewan qurban tahun ini , sampai tadi malem pukul 02.00 telah diterima 11 ekor sapi dan 31 ekor kambing. Disampaikan juga bahwa penerima manfaat akan disampaikan kepada warga yang membutuhkan di sekeliling masjid dan warga yang terdampak secara langsung maupun tak langsung pandemi dan warga yang menjadi prioritas penerima yaitu warga yang tak mampu. Agar semua berjalan sesuai rencana, dan menghindari kerumunan masyarakat maka pendistribusian daging qurban akan di laksanakan sesuai agenda dan usulan dari pengurus RT dan RW warga setempat. Imam dan kotbah sholat Idul Adha 1441 H masjid Al Qodar disampaikan langsung oleh ketua Takmir Kyai Drs. H. Ali Mustofa Hamdan. "Hakekat ibadah Qurban adalah manfaat memberi dan manfaat sosial , dimana yang memberikan  hewan qurban akan menerima amal kebaikan dan pahala yang berlipat dari Alloh SWT, dengan hasil dimensi sosial yang ada akan menambah kesolidan dan kerukunan dalam menjalankan ibadah qurban. " Ujar Beliau. Dengan terkumpul 11 ekor sapi dan 31 ekor kambing wujud nyata dalam rasa syukur, semoga menambah keutamaan dan penyempurnaan niat bagi para pemberi hewan qurban dan menambah keberkahan bagi warga yang menerima manfaat hasil daging qurban tersebut.

Thursday, June 18, 2020

BPBD Kota Semarang drop masker ke tempat ibadah


Penerimaan hibah masker dari
BPBD Kota Semarang ke Pengurus
Yayasan Al Qodar
Semarang (alqodar) Penerapan masa PKM jilid 3 Kota Semarang masih terus di monitor dan dievaluasi. Gencar nya rapid test maupun swab test tentunya akan memberikan informasi penyebaran Covid-19 di zona tertentu dalam masyarakat. Kota Semarang telah menutup sementara 8 pasar yang dikelola oleh Dinas Pasar Kota Semarang. Terakhir hari Senin (15/6) kemarin adalah pasar meteseh, yang sangat berdekatan dengan kelurahan Sendangmulyo dan terutama lingkungan Masjid Al Qodar yang berjarak kurang lebih 1,5 kilometer. Keprihatinan muncul jika kesadaran masyarakat kurang akan pentingnya pakai masker , jaga jarak dan pola hidup bersih dan sehat. Untuk itu BPBD kota Semarang bekerja sama dengan pemangku wilayah kelurahan Sendangmulyo , membagikan masker ke seluruh tempat ibadah. Ketepatan hari ini Rabu (17/6) diserahkan ratusan masker kepada takmir Masjid Jami Al Qodar Sendangmulyo. Penerimaan hibah masker tersebut diterima oleh Kiai Sugiono wakil dari Yayasan Masjid Al Qodar. Pemilihan tempat ibadah ini karena masjid merupakan tempat beribadah umat Islam, selama 5 waktu diadakan solat rowatib berjamaah. Masjid Al Qodar telah menerapkan shof berjarak 1 meter selang seling sehingga memenuhi protap kesehatan pencegahan Covid-19 dalam lingkup jaga jarak (physical distancing). Hal ini diperkuat setiap jamaah yang  melakukan solat berjamaah wajib pakai masker dan menggunakan hand sanitizer yang disediakan di depan setiap pintu masuk ke dalam masjid, serta di tempat berwudhu disediakan sabun untuk cuci tangan sebelum  berwudhu. "Kami selalu menjaga kebersihan di masjid, dengan ditiadakan karpet sebagai alas untuk sujud, maka setiap anggota jamaah bisa membawa alas atau sajadah sendiri sendiri dari rumah , agar lebih higienis dan tidak terpakai secara bersama sama antar jamaah, pengajian rutin belum kami mulai lagi karena masih menunggu pandemi corona reda dahulu , dikawatirkan dengan kerumunan masih berpotensi besar untuk penularan wabah corona ini." Ujar H. Isdiyanto Isman, ketua yayasan masjid Al Qodar. Setelah penyerahan masker tersebut dilanjutkan kegiatan rutin setiap Rabu qodaran Minggu 3 bulan Juni 2020, juga membahas kesiapan dalam penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban dan solat Idul Adha (31/7) satu bulan mendatang. "Tentunya persiapan dari pengurus takmir dalam penyelenggaraan pengumpulan dan penyembelihan hewan qurban serta distribusi daging qurban sampai penyelengaraan Shof di luar masjid untuk solat Eidul Adha menjadi perhatian utama dalam masa pandemi corona ini", tambah H.Isdiyanto.

Monday, June 8, 2020

Sterilisasi lapak pedagang depan dan samping masjid Al Qodar

kondisi setelah pemberian pembatas lapak
pedagang di pintu utama
Semarang (AlQodar) menindak lanjuti pertemuan qodaran Rabu 3 Juni 2020 yang bertepatan  Minggu pertama bulan Juni 2020, adalah salah satu point' kebersihan dan penertiban pedagang di depan pintu masuk dan di samping pagar masjid Al Qodar. Setelah dilakukan sosialisasi oleh tim takmir masjid alqodar kepada para pedagang pada hari Kamis 4 Juni 2020, maka mulailah dilaksanakan perapian dan pemasangan sekat di depan pintu utama. Dengan adanya sekat atau batas yang dibuat tentu jalan masuk akan tidak ada hambatan oleh lapak para pedagang ketika para pengunjung masjid masuk melalui pintu utama .  Papan informasi juga dibutuhkan dalam langkah sosialisasi menyongsong new normal dalam tata cara beribadah dalam masjid sesuai peraturan Syarat Edaran dari walikota Semarang. Salah satu nya himbauan wajib bermasker ketika masuk dalam lingkungan masjid dan tersedia nya alat sanitasi dan alat kebersihan yang bagus supaya bebas dari virus.

pembatas lapak pedagang di pintu utama samping kanan
masjid jami al qodar semarang



pembatas lapak pedagang di pintu utama samping kiri
masjid jami al qodar semarang

 
biz.